Backpackers Go to Bromo : The Preparation

Salam ransel semuanya…

P1060604Udah lama banget saya ga ngeblog…biasanya saya suka curi2 waktu kerja buat ngeblog hehehe tapi skrg agak2 susah pdhl ada begitu banyak kejadian yang ingin saya ceritakan.

Kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan ala backpacker saya bersama teman2 ke Gunung Bromo..dan tentunya ini adalah pengalaman pertama saya, Excited..tentunya…Bromo adalah termasuk salah satu daftar tempat yg ingin saya kunjungi.

Sebelum bercerita ttg pengalaman saya d bromo saya ingin bercerita ttg persiapan saya dan teman2..karena menurut saya cerita sebelum perjalanan ga kalah seru..:)

Well, sebenernya perjalanan ke Bromo ini udh lama bgt hanya jd rencana yg belum terealisasikan..dan memang harus ada 1 yg menjadi penggerak agar rencana ini terwujud, dan beruntung teman saya bernama mas Andri dan Rauf yg menjadi penggerak..mereka mengajak rekan2 kntor untuk ikut berpartisipasi…dan akhirnya terkumpullah 5 orang terdiri dari Saya, Mas Andri, Rauf, Andri dan Fauzan dan 4 orang lainnya adalah Mega, Otong, Imas, Firman.

Oke..peserta telah terkumpul selanjutnya adalah kita buat itenary yg tepat kira2 selama di Bromo kita mau ke mana aja, sempat terpikir klo tujuan lainnya adalah Pulau Sempu, setelah saya googling ternyata Pulau Sempu aduhai indahnya, kalau Thailand punya pulau Phi-Phi, maka Indonesia punya Pulau Sempu kalau saya si oke2 aja, trnyata ada pilihan lagi yaitu Rafting di daerah Pekalen, walaupun saya pernah rafting, tapi jelas yg ini jelas berbeda. Maka setelah dirundingkan akhirnya terpilihlah Rafting. Setelah itenary dibuat selanjutnya berburu tiket…

Karena kita mau backpackeran pastilah kita pilihan jatuh ke kereta ekonomi murah dan ternyata karena kita pergi bertepatan dengan Long Weekend ternyata kereta ekonomi Bandung-Malang habis sodara2, option lain yaitu Bandung-Lempuyangan juga habis…panik!! tentu saja, dan pilihan yg terakhir adalah kita menyimpang dari prinsip backpack yaitu naik kereta Malabar yg harga tiketnya Rp. 200.000 πŸ˜€ tak apalah ya daripada rencana kita gagal..:)..untuk berjaga-jaga kita beli tiket pulang, untuk rute pulang kita pilih via Kediri dan ternyata tiket Kediri-Malang juga habisssss….Malang-Bandung 200.000 trnyata msh ada, tapi ga mungkin kita beli krna untuk ongkos PP aja udh habis Rp. 400.000..ternyata ada pilihan lain yaitu via Surabaya-Bandung jm 6 pagi..akhirnya setelah berunding pilihan jatuh ke kereta Pasundan Surabaya-Malang dengan harga Rp. 38.000…horeeee..!!!!. Tiket udh ditangan dan hati pun senang, rasanya pengen cepet pergi ke Bromo. Menunggu sebulan kok rasanya lama banget ya hehehe.

Karena kita 4 orang bekerja d tempat yang berbeda maka komunikasi pun kita lakukan via email, YM, segala informasi kita sharing via email tidak ada 1 hari kita berkumpul bersama untuk berdiskusi secara langsung dan memang harus ada pembagian tugas agar tidak menumpuk disatu orang, maka terpilihlah saya dibagian keuangan dan ticketing, rauf di bagian mengurus rafting dan otong di bagian urusan penginapan. Dan karena Long weekend maka kami harus siap2 untuk mencari penginapan. Β Setelah cari sana-sini, Alhamdulillah penginapan sudah dibooking.

Untuk saya sendiri, hal yang saya pikirkan adalah bagaimana supaya penyakit sinus saya ga kambuh mengingat perubahan cuaca yg tak menentu..satu2nya jalan adalah periksa ke Dokter THT kebetulan wktu itu hidung saya sempet berdarah dan bersin tiada henti…sekalian saya bilang klo saya ingin ke Bromo jd minta obat yg bener2 tokcer untuk meredakan sinus saya hihihi..

Setelah semuanya oke mulai dari Tiket, Rafting, Penginapan, kami tinggal menunggu dan menghitung hari menjelang hari H..sudah ga sabar rasanya pengen merasakan keindahan Bromo J. Akhirnya tibalah H-2 dan ternyata teman saya SMS bahwa dia lagi ga enak bdan karena pada saat itu memang cuaca lg ga bersahabat saya Cuma bisa bilang semoga cepet sembuh ya…dan ternyata tmn saya yg bernama Rauf jga ga enak bdn dan terkena radang, dan H-1 saya juga ga enak bdg lgsg pulang kntor saya berobat dan ternayta kata dokter saya kena radang, beruntung krna baru sehari bisa cepet sembuh,,dan saya juga bilang sama dokter klo besoknya saya mau ke Bromo dan si dokter sempet kaget dong, katanya β€œNgapain kamu ke Bromo? Saya jawab β€œJalan2 dong dok, kan bsok long weekend..lgsg si dokter bilang…oke saya kasih kmu obat yg tokcer biar kmu fit selama d bromo hahaha..*thanks dok,Β  sampai di rumah badan saya mash ga enak, juga sedikit panas, ditambah nyeri tulang..setelah minum obat berdoa supaya esok hari badan saya kembali sehat..:) dan ternyata Allah mengabulkan doa saya dan saya pun sehat kembali hahahaha…walaupun masih terasa sakit di tenggorokan tapi itu tidak menjadi penghalang saya untuk berangkat dan biasanya sih kalau lagi sakit dibawa jalan2 pasti sakitnya ilang hihihi..

Dan akhirnya tibalah saatnya kita meninggalkan kota Bandung untuk sementara dan semua berkumpul di stasiun Bandung. Bagaimana cerita kami selama hampir 14 jam di kereta…to be continued ya..:D

edit4-1

549045_4611289400799_517267425_n_Grayson

Advertisements

4 thoughts on “Backpackers Go to Bromo : The Preparation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s